STMJ ( Shalat Terus Maksyiat Jalan ) ’Audzubillahimindzalik…!! Kadang pernyataan itu kena dalam diri sendiri. Rutin melaksanakan shalat, rutin juga melaksanakan maksyiat ( ghibah, berbohong, iri, dengki dan seabrek penyakit hati plus larangan Allah yang lainnya. Dengan kata lain dalam waktu yang sama kita melakukan perintah sekaligus larangan Allah. Lalu apa yang harus kita langkah kita selanjutnya ? meninggalkan shalat + tetap melaksanakan maksyiat ?! No way !!! atau melaksanakan shalat + meninggalkan maksyiat ?! Siiip !!! Tetapi untuk melakukan keiatan no 2 itu sangat sulit, karena musuh kita tidak hanya syaitan laknatullah, tetapi nafsu lawamah + amarah yang ada dalam diri pun merayu kita untuk menjauhi perintah Allah. Langkah yang paling jitu adalah melakukan revolusi shalat. Dalam arti tanamkan dalam diri kita bahwa shalat yang akan kita lakuka adalah shalat yang terakhir. Sehingga kita benar-benar mempersembahkan yang terbaik untuk Maha Raja. Dengan khauf dan raja’ kepada Allah syaitan pun tak ada celah untuk menjerumuskan kita. Semoga dengan revolusi shalat ini, menghantarkan kita menjadi hamba yang mendapatkan ridhaNya fii kulli wakti wa makanin...amin..WaAllahu ’alam bishawab...
_Reihatun Nafhania Averoes_
This entry was posted
on Wednesday, April 29, 2009
and is filed under
Celoteh
.
You can leave a response
and follow any responses to this entry through the
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
.

